Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu
kegembiraa ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya..”
“[HR. Muslim]
Sahabat
muda…, Ramadhan bulan nan Agung datang menyapa lagi nih. Sudah pada siap-siap
belum ya?. Sebagaian dari kalian mungkin kaget. Haah.!!, sudah Ramadhan lagi ya, rasanya kaya baru
bulan kemarin puasa, kok sudah mau puasa lagi. Siap ndak siap kita kudu
mengisinya dengan penuh manfaat, plus jiwa yang full taat. Bagi yang masih
ragu, yuk mantapkan niat agar lurus tak berliku. Bagi yang sudah lupa ilmunya,
yuk buka-buka lagi bukunya dan ikuti kajian tentang Ramadhan, agar amalan kita
penuh makna. Temen-temen, kalau kemarin kita sering lalai, bahkan kadang ninggalin
kewajiban, inilah saatnya nunjukin jati diri sebagai generasi yang beriman. Ayo
buktikan taqwamu..!!
Alhamdulillah..,
Bulan agung nan mulia kembali bersua membawa berkah yang melimpah dan pahala yang tiada taranya. Kesempatan
banget nih buat kita-kita. Oleh karena itu jangan lupa ya bersyukur karena
Allah SWT yang telah menjadikakan kita orang sebagai insan pilihan yang diberi
kesempatan beramal di bulan Ramadhan. Inilah
peluang sebesar-sebesarnya untuk berlomba menui kebaikan dan mengikis dosa-dosa.
So.., kita perlu merenungi sedalam hati bahwa kesempatan berjumpa dengan bulan
suci, tak diberikan kepada seluruh insan di muka bumi ini. Tidak sedikit
sahabat, saudara, dan orang-orang disekitar kita hari ini telah tiada padahal
tahun lalu masih berjumpa dengan Ramadhan. Maka sekali lagi kita pantas
bersyukur… bersyukur dan bersyukur.
Ramadhan
adalah bulan penuh Cinta…, dengannya getaran Cinta Allah SWT begitu amat
terasa. Allah SWT telah menjadikan bulan ini hadiah istimewa untuk orang-orang
beriman seperti kita ini. Di bulan Ramadhan
bonus-bonus besar ditaburkan, diskon-diskon luar biasa ditawarkan,
pahala-pahala melimpah disuguhkan kepada hamba yang beriman. Maka mari jangan
sia-siakan cinta-Nya ini. Karena belum jaminan kalau tahun depan kita kan
berjumpa dengannya lagi.
Salah
satu amalan yang paling utama di bulan Ramadhan dan yang membedakannya dengan
bulan lain adalah diwajibkannya puasa selama satu bulan penuh. Puasa merupakan
ibadah wajib yang ada dalam rukun islam dengan menahan lapar dan dahaga serta
hal-hal lain yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar di timur hingga
terbenam matahari di barat kala senja tiba. Rasulullah SAW bersabda dalam
haditsnya, “Orang yang berpuasa ada dua kegembiraan; kegembiraan ketika berbuka
dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya”
Kegembiraan
pertama, adalah kegembiraan yang langsung cash
diberikan, langsung terasa yaitu ketika berbuka. Kegembiraan dengan nikmat yang
telah Allah SWT berikan kepada mereka yang telah mampu menyempurnakan puasanya.
Apa-apa yang tadinya dibolehkan, kemudian ketika sedang berpuasa dilarang, maka
setelah berbuka tiba dibolehkan kembali. Bagaimana tidak setelah seharian nahan
lapar dan dahaga, seketika waktu maghrib tiba, lapar dahaga seketika itu pula
bisa segera sirna. Tapi bukan berarti berbuka itu balas dendam lho ya. Jangan
terus makan 3 piring, minum satu gallon.., bisa repot nanti.
Kegembiraan
kedua, Kegembiraan berupa tabungan kelak di akhirat, ketika berjumpa dengan
Rabb-nya dengan keridhaan dan kemurahanNya. Ia gembira dengan membawa pahala
puasanya. Ketika dia mendapatkan pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’âla
yang telah disediakan untuknya, ketika dikatakan kepadanya, “Mana orang-orang
yang berpuasa, hendaklah dia masuk surga dari pintu Ar-Royyan, yang hanya
dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.”
Sahabat
semua.., menanti berbuka sampai datangnya senja hendaknya dilalui dengan tanpa
goda. Karena lagi puasa ndak usah lah deket-deket sama apa-apa yang
menggiurkan, apalagi bisa melemahkan dan bahkan membatalkan puasa. Yuk isi waktu menanti dengan aktivitas berguna
dan menambah pahala. Pasti pas waktu buka
tiba, akan semakin asyik terasa. Asyik karena setelah seharian mantap
menjalankan puasa dengan sempurna, sekarang saatnya berbuka dengan lega.
Fislosfi
puasa dan berbuka sepantasnya diterapkan dalam kehidupan seluas-luasnya. Bahwa perjuangan
menahan lapar dahaga dan hal lain yang membatalkan seharian pada ahirnya akan
mendapatkan buah dari kesabaran ketika senja hari tiba yaitu berbuka. Setiap
kita mesti harus sabar mengarungi lika-liku jalan perjuangan sebelum saatnya kenikmatan
yang dinanti itu datang. Bagi mereka yang sabar berjuang dalam perjalanan
panjang menuntut ilmu baik sekolah maupun kuliah akan menui buah perjuangannya. Yaitu ketika
sudah lulus, menjadi pribadi berilmu, bisa bekerja dan pada akhirnya menikmati
kehidupan yang mulia dan tertata.
Bagi
mereka yang selalu menjaga kemuliaan, ndak gampang ikut-ikutan berbuat dosa dan
kemaksiatan. Pada akhirnya akan tumbuh menjadi individu unggulan. Mereka yang ndak
mau ikutan arus, walau banyak teman terjerumus, selalu berusaha tetap relegius,
kelak akan menjadi pribadi yang akhlaknya bagus. Mereka yang teguh berjuang keras walau godaan
begitu memanas, tetap kokoh dan antusias. Kelak akan menui hasil hidup penuh
kualitas.
Sahabatku…,
filosofi puasa dan berbuka secara spesifik juga pas benget lho buat kalian yang
nahan diri ndak mau pacaran. Walau kanan-kiri banyak godaan, sebenarnya juga
kepenginnya sudah ndak karuan, tapi Alhamdulillah inget bahwa ini masih dalam
jalan panjang perjuangan. Yakinlah kelak akan tiba waktunya “berbuka” yang
mengasyikan, dimana pacaran akan menjadi halal, bahkan bernilai pahala. Yaitu
saat kalian telah menikah kelak. Kata orang menikah itu enaknya cuma 10% .,
yang 90% enak sekali...
Sebagaimana
puasa selain indah saat berbuka, juga akan indah di akhirat kelak. Karena
termasuk hambanya yang sholeh yang menjaga kemuliaan diri, Insya Alloh. Yakinlah
karena kalian menjaga kemuliaan dengan ndak mau ikut-ikutan pacaran sebagaimana
yang lainnya, bisa jadi Alloh SWT telah menyediakan pasangan terkeren untuk
kalian, yang akan datang saat waktunya tiba. Bagi sahabatku yang cewek, kelak
akan datang Sang Pangeran shaleh yang akan menjemput dikau. Bagi yang cowok,
Allah telah menyediakan bidadari shalehah yang kelak turun menjadi pendamping
hidupmu. Jad ingat.., sekarang saatnya masih “puasa”, kelak jika senja hari
tiba, akan segera “berbuka”. Selamat berbuka.., jika waktunya telah tiba…
Wallahualam
Bishawwab

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Saling Belajar