Jumat, 26 Juni 2015

Menanti Buka di Waktu Senja


Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraa ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya..” “[HR. Muslim]

Sahabat muda…, Ramadhan bulan nan Agung datang menyapa lagi nih. Sudah pada siap-siap belum ya?. Sebagaian dari kalian mungkin kaget. Haah.!!,  sudah Ramadhan lagi ya, rasanya kaya baru bulan kemarin puasa, kok sudah mau puasa lagi. Siap ndak siap kita kudu mengisinya dengan penuh manfaat, plus jiwa yang full taat. Bagi yang masih ragu, yuk mantapkan niat agar lurus tak berliku. Bagi yang sudah lupa ilmunya, yuk buka-buka lagi bukunya dan ikuti kajian tentang Ramadhan, agar amalan kita penuh makna. Temen-temen, kalau kemarin kita sering lalai, bahkan kadang ninggalin kewajiban, inilah saatnya nunjukin jati diri sebagai generasi yang beriman. Ayo buktikan taqwamu..!!

Alhamdulillah.., Bulan agung nan mulia kembali bersua membawa berkah yang melimpah  dan pahala yang tiada taranya. Kesempatan banget nih buat kita-kita. Oleh karena itu jangan lupa ya bersyukur karena Allah SWT yang telah menjadikakan kita orang sebagai insan pilihan yang diberi kesempatan beramal di bulan Ramadhan.  Inilah peluang sebesar-sebesarnya untuk berlomba menui kebaikan dan mengikis dosa-dosa. So.., kita perlu merenungi sedalam hati bahwa kesempatan berjumpa dengan bulan suci, tak diberikan kepada seluruh insan di muka bumi ini. Tidak sedikit sahabat, saudara, dan orang-orang disekitar kita hari ini telah tiada padahal tahun lalu masih berjumpa dengan Ramadhan. Maka sekali lagi kita pantas bersyukur… bersyukur dan bersyukur.
Ramadhan adalah bulan penuh Cinta…, dengannya getaran Cinta Allah SWT begitu amat terasa. Allah SWT telah menjadikan bulan ini hadiah istimewa untuk orang-orang beriman seperti kita ini.  Di bulan Ramadhan bonus-bonus besar ditaburkan, diskon-diskon luar biasa ditawarkan, pahala-pahala melimpah disuguhkan kepada hamba yang beriman. Maka mari jangan sia-siakan cinta-Nya ini. Karena belum jaminan kalau tahun depan kita kan berjumpa dengannya lagi. 
Salah satu amalan yang paling utama di bulan Ramadhan dan yang membedakannya dengan bulan lain adalah diwajibkannya puasa selama satu bulan penuh. Puasa merupakan ibadah wajib yang ada dalam rukun islam dengan menahan lapar dan dahaga serta hal-hal lain yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar di timur hingga terbenam matahari di barat kala senja tiba. Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya, “Orang yang berpuasa ada dua kegembiraan; kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabb-nya”
Kegembiraan pertama, adalah kegembiraan yang langsung cash diberikan, langsung terasa yaitu ketika berbuka. Kegembiraan dengan nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada mereka yang telah mampu menyempurnakan puasanya. Apa-apa yang tadinya dibolehkan, kemudian ketika sedang berpuasa dilarang, maka setelah berbuka tiba dibolehkan kembali. Bagaimana tidak setelah seharian nahan lapar dan dahaga, seketika waktu maghrib tiba, lapar dahaga seketika itu pula bisa segera sirna. Tapi bukan berarti berbuka itu balas dendam lho ya. Jangan terus makan 3 piring, minum satu gallon.., bisa repot nanti.
Kegembiraan kedua, Kegembiraan berupa tabungan kelak di akhirat, ketika berjumpa dengan Rabb-nya dengan keridhaan dan kemurahanNya. Ia gembira dengan membawa pahala puasanya. Ketika dia mendapatkan pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’âla yang telah disediakan untuknya, ketika dikatakan kepadanya, “Mana orang-orang yang berpuasa, hendaklah dia masuk surga dari pintu Ar-Royyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.”
Sahabat semua.., menanti berbuka sampai datangnya senja hendaknya dilalui dengan tanpa goda. Karena lagi puasa ndak usah lah deket-deket sama apa-apa yang menggiurkan, apalagi bisa melemahkan dan bahkan membatalkan puasa.  Yuk isi waktu menanti dengan aktivitas berguna dan  menambah pahala. Pasti pas waktu buka tiba, akan semakin asyik terasa. Asyik karena setelah seharian mantap menjalankan puasa dengan sempurna, sekarang saatnya berbuka dengan lega.
Fislosfi puasa dan berbuka sepantasnya diterapkan dalam kehidupan seluas-luasnya. Bahwa perjuangan menahan lapar dahaga dan hal lain yang membatalkan seharian pada ahirnya akan mendapatkan buah dari kesabaran ketika senja hari tiba yaitu berbuka. Setiap kita mesti harus sabar mengarungi lika-liku jalan perjuangan sebelum saatnya kenikmatan yang dinanti itu datang. Bagi mereka yang sabar berjuang dalam perjalanan panjang menuntut ilmu baik sekolah maupun kuliah  akan menui buah perjuangannya. Yaitu ketika sudah lulus, menjadi pribadi berilmu, bisa bekerja dan pada akhirnya menikmati kehidupan yang mulia dan tertata.
Bagi mereka yang selalu menjaga kemuliaan, ndak gampang ikut-ikutan berbuat dosa dan kemaksiatan. Pada akhirnya akan tumbuh menjadi individu unggulan. Mereka yang ndak mau ikutan arus, walau banyak teman terjerumus, selalu berusaha tetap relegius, kelak akan menjadi pribadi yang akhlaknya bagus.  Mereka yang teguh berjuang keras walau godaan begitu memanas, tetap kokoh dan antusias. Kelak akan menui hasil hidup penuh kualitas.
Sahabatku…, filosofi puasa dan berbuka secara spesifik juga pas benget lho buat kalian yang nahan diri ndak mau pacaran. Walau kanan-kiri banyak godaan, sebenarnya juga kepenginnya sudah ndak karuan, tapi Alhamdulillah inget bahwa ini masih dalam jalan panjang perjuangan. Yakinlah kelak akan tiba waktunya “berbuka” yang mengasyikan, dimana pacaran akan menjadi halal, bahkan bernilai pahala. Yaitu saat kalian telah menikah kelak. Kata orang menikah itu enaknya cuma 10% ., yang 90% enak sekali...
Sebagaimana puasa selain indah saat berbuka, juga akan indah di akhirat kelak. Karena termasuk hambanya yang sholeh yang menjaga kemuliaan diri, Insya Alloh. Yakinlah karena kalian menjaga kemuliaan dengan ndak mau ikut-ikutan pacaran sebagaimana yang lainnya, bisa jadi Alloh SWT telah menyediakan pasangan terkeren untuk kalian, yang akan datang saat waktunya tiba. Bagi sahabatku yang cewek, kelak akan datang Sang Pangeran shaleh yang akan menjemput dikau. Bagi yang cowok, Allah telah menyediakan bidadari shalehah yang kelak turun menjadi pendamping hidupmu. Jad ingat.., sekarang saatnya masih “puasa”, kelak jika senja hari tiba, akan segera “berbuka”. Selamat berbuka.., jika waktunya telah tiba…
Wallahualam Bishawwab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo Saling Belajar