Sahabatku…, pastinya kalian semua
sudah tahu dong tentang sesosok sang manusia super yang bernama Superman.
Bagaimana sosok superman dibenak kalian? So pasti, ia adalah sosok istimewa, manusia
yang oke punya, kehebatannya luar biasa, sosok pahlawan pembela kebenaran yang
muncul untuk menumpas kejahatan. Tapi perlu disadari bahwa Superman adalah
tokoh fiksi, tokoh buatan atau tokoh yang dimunculkan bukan dari kisah nyata. Karakter
Superman pertama kalinya dimunculkan oleh Penerbit komik DC Comics dari Amerika
Serikat. Bahkan Superman secara luas telah dianggap sebagai ikon budaya yang
melambangkan kekuatan Amerika Serikat. Begitu pula dengan tokoh-tokoh super
hero lainnya, masing-masing melambangkan kekuatan manusia super dari negaranya.
Sebagai contoh Ultraman, Satria Baja Hitam, Naruto, dan kawan-kawan yang
mewakili kekuatan karakter super hero dari Jepang. Serta masih banyak lagi yang
lainnya.
Pertama,
potensi dasar yang dimiliki oleh manusia adalah potensi fisik. Setiap manusia
hidup sudah pasti memiliki jasad atau fisik tubuh. Allah SWT telah menciptakan
tubuh manusia dengan sebaik-baiknya ciptaan. Didalamnya terdapat struktur organ
yang rumit dan canggih. Semua organ saling berkordinasi untuk memainkan peran
masing-masing, dengan kordinasi yang baik sehingga menimbulkan gerak dinamis yang indah dan
utuh. Dengan potensi ini manusia dapat menikmati hidupnya. Kaki bisa melangkah
dan berlari, tangan bisa digunakan untuk mengangkat, pundak dapat memikul, itu
semua adalah sebagian contoh kecil dari potensi fisik yang dimiliki oleh
manusia.
Potensi yang kedua adalah Potensi akal. Akal
adalah potensi yang begitu istimewa. Akal ini hanya terdapat pada seorang
makhluk yang bernama manusia. Itulah yang membedakan antara manusia dengan
binatang, tumbuhan, setan, jin, dan malaikat sekalipun. Dengan akal manusia
bisa berfikir, dimana hasil fikirnya mampu dimanfaatkan untuk memperbaiki
kehidupannya. Dengan akal pula manusia mampu berbuat lebih dan melakukan kreasi
dan inovasi. Itu semua demi menunjang kehidupan manusia supaya lebih baik.
Potensi
yang ketiga adalah potensi hati. Hati adalah pusat kendali jiwa. Apabila ia
baik maka seluruh anggota tubuhnya dan perbuatannya akan baik dan apabila ia
buruk maka keburukan pula yang akan terjadi. Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah,
sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu
baik maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk
maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu
adalah hati manusia”. Dengan hati manusia dapat menjiwai segala apa yang ia
rasakan, ia inginkan dan lakukan.
Terus
apa kaitannya tiga potensi diatas dengan Sang Manusia Super yang akan kita maksud.
Manusia super adalah mereka yang mampu mengaktivisikan potensi fisik, akal dan
hati secara maksimal, seimbang dan bersamaan. Manusia super adalah mereka yang
memiliki jasad yang seger, akal yang pinter dan hati yang bener yang menyatu
padu dalam setiap langkah hidupnya. Mereka adalah pribadi yang sehat, kuat, nda
gampang sekarat. Mereka juga pribadi yang cerdas, pandai dan cerdik apalagi
sekedar urusan akademik. Selain itu mereka juga pribadi yang baik hati, sholeh,
bermanfaat bagi ummat serta gemar berbagi.
Badan
yang seger diupayakan dari bagaimana seseorang mempunyai kepedulian terhadap
tubuhnya. Mereka yang memilikinya adalah mereka yang memperhatikan kesehatan
tubuhnya. Makan teratur, tidur cukup, olahraga rutin dan lain-lain. Akal yang
pinter dicerminkan bagaimana seseorang punya kesungguhan mengasah akalnya,
rajin belajar, mikirin yang positif-positif, dan punya tekad kuat untuk
menuntut ilmu. Hati yang bener cerminan dari hubungannya yang amat baik dengan
Sang Khaliq, Allah SWT. Rajin ibadah, bahkan ibadah-ibadah khusus, suka
bermasyarakat, berguna bagi orang lain adalah secuil gambaran diantaranya.
Tidak
banyak orang yang mampu hadir sebagaimana manusia super yang dimaksud. Tetapi
yang terjadi malah sebaliknya terlalu banyak orang yang mengalami ketimpangan
diantara tiga potensi tersebut. Ada orang yang jasadnya seger, akalnya pinter
tetapi hatinya ndak bener. Merekalah golongan orang-orang yang keblinger. Suatu bangsa bisa rusak karena
golongan orang-orang yang kaya beginian. Jasmaninya sehat, otaknya cerdas tapi
digunakan untuk tujuan-tujuan yang ndak baik, untuk menipu, korupsi, sok kuasa
dan menindas yang lemah.
Ada orang-orang yang akalnya pinter, hatinya
bener tetapi jasadnya ndak seger. Inilah golongan orang-orang yang gampang
klenger. Orang-orang yang seperti ini sebenarnya baik, tetapi sayang karena
gampang sakit dan lemah fisik susah memaksimalkan kebaikannya baik buat diri
sendiri maupun orang lain. Kena hujan
dikit pilek.., kena angin dikit masuk angin.., dikit-dikit begini…, dikit-dikit
begitu. Golongan ini membutuhkan energi yang luar biasa agar bisa lebih maju.
Ada
pula orang-orang yang memiliki jasad seger, hati bener tetapi akalnya ndak
pinter. Inilah golongan orang yang gampang minder. Mereka adalah orang yang
sehat dan sholeh. Tapi sayang karena akalnya “kurang terasah” menjadi golongan
yang tertinggal, gampang kena tipuan serta kadang juga menjadi golongan yang
tertindas.
Sahabatku..,
semoga Allah SWT memberikan kekuatan pada kita agar diberi kebaikan jasad, akal
dan hati. Karena kalau mau pengin jadi pribadi yang rajin ibadah, butuh ilmu
dan fisik yang kuat. Mau berfikir, bekerja dan berkarya butuh landasan keimanan
agar tak terperosok dalam jurang ketersesatan.
Wallahu’alam bishshawab

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Saling Belajar